Trump Tahan Tarif, Dolar Jatuh: Apa Dampaknya bagi Pasar Global?
Pada hari Senin, dolar AS melemah setelah kabar bahwa Presiden Donald Trump tidak segera memberlakukan tarif perdagangan, yang mendorong penguatan mata uang negara mitra dagang AS. Meski begitu, Trump berencana menandatangani berbagai perintah eksekutif yang selaras dengan janji kampanyenya. Pasar sebelumnya memperkirakan pengumuman tarif pada hari pertama masa jabatan Trump, yang akan memengaruhi inflasi dan Tampilkan lebih banyak
Trump Cabut Larangan Pengeboran Minyak Biden: Arktik dan Lepas Pantai Jadi Fokus Baru
Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mencabut larangan pengeboran minyak di wilayah Arktik dan sebagian besar wilayah lepas pantai AS, yang sebelumnya diberlakukan oleh Presiden Joe Biden. Larangan ini awalnya diterapkan Biden untuk membatasi pengembangan minyak dan gas baru di zona tertentu sebelum Trump menjabat. Langkah Biden sebagian besar dianggap simbolis karena tidak Tampilkan lebih banyak
XRP Anjlok 10,71%: Analisis Pergerakan Harga Kripto dan Dominasi Bitcoin
XRP mengalami penurunan signifikan sebesar 10,71% dalam satu hari, diperdagangkan pada $2,9197. Kapitalisasi pasarnya turun menjadi $171,12 miliar, atau 4,89% dari total pasar kripto. Dalam 24 jam terakhir, XRP bergerak di rentang $2,9197 hingga $3,2341, meskipun pekan lalu mencatat kenaikan 19,46%, dengan volume perdagangan harian mencapai $13,77 miliar. Saat ini, harga XRP masih 14,01% lebih Tampilkan lebih banyak
Prospek Cerah Dolar Australia: Ancaman Pelemahan Dolar AS dan Peluang Investasi 2025
BCA Research memperingatkan bahwa kekuatan terbaru dolar AS mungkin melemah karena indikator menunjukkan kondisi overbought. Mereka merekomendasikan kehati-hatian terhadap dolar AS dan menyarankan dolar Australia (AUD) sebagai alternatif menarik, didukung oleh optimisme ekonomi Australia dan dinamika positif pasar komoditas global. Meski dolar AS masih bisa mempertahankan kenaikan jangka pendek, faktor struktural dan siklus menunjukkan potensi Tampilkan lebih banyak
Harga Minyak Naik 4 Minggu Berturut-turut: Dampak Sanksi AS, Cuaca Dingin, dan Gencatan Senjata Houthi
Harga minyak naik pada Jumat di perdagangan Asia, didorong oleh data ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan. Pertumbuhan PDB tahunan mencapai 5%, sesuai target Beijing, dengan produksi industri dan penjualan ritel Desember yang juga meningkat. Namun, kenaikan harga terbatas karena meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama setelah potensi penghentian serangan Houthi di Laut Tampilkan lebih banyak
Dolar AS Tertekan! Yen dan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga BOJ Dominasi Pasar
Dolar AS melemah terhadap yen pada Kamis, mencapai level terendah dalam hampir satu bulan di 155,2. Penurunan ini dipicu oleh data ekonomi AS yang lemah dan ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan (BOJ). Pasar melihat peluang 79% untuk kenaikan 25 basis poin pada pertemuan BOJ pekan depan. Inflasi grosir tahunan Jepang bertahan di 3,8% Tampilkan lebih banyak
Yen Bertahan di Tengah Kekuatan Dolar, Fokus Pasar pada Data CPI AS dan Pidato Bank Jepang
Yen Jepang tetap kuat meskipun dolar AS menguat, didukung statusnya sebagai mata uang safe haven di tengah penurunan pasar saham. Namun, strategi dari BofA Global Research mencatat bahwa ketahanan ini bisa berubah jika data inflasi AS (CPI) yang akan dirilis Rabu menunjukkan angka lebih tinggi dari perkiraan, mengingat sensitivitas USD/JPY terhadap kejutan CPI. BofA memperkirakan Tampilkan lebih banyak
Harga Emas Turun, Data Tenaga Kerja AS dan Prospek Suku Bunga Jadi Fokus Pasar
Harga emas turun pada Senin karena data tenaga kerja AS yang kuat mengurangi ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve secara signifikan. Emas spot turun 1% menjadi $2.662,20 per ounce, dan emas berjangka Februari turun 1,3% menjadi $2.680,01 per ounce. Data inflasi AS yang akan dirilis Rabu menjadi fokus, karena bank sentral memperkirakan suku bunga tetap Tampilkan lebih banyak
Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi: Data Pekerjaan Kuat dan Fed Tetap Hawkish
Data ekonomi AS yang kuat mendorong penguatan dolar AS pada Jumat, setelah laporan menunjukkan penciptaan 256.000 pekerjaan baru di bulan Desember, jauh melampaui perkiraan 160.000. Tingkat pengangguran turun menjadi 4,1%, sementara kenaikan upah tahunan mencapai 3,9%. Data ini memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga saat ini pada pertemuan mendatang. Dolar AS Tampilkan lebih banyak
Pound Sterling Melemah: Penyebab, Dampak, dan Solusi untuk Ekonomi Inggris
Pound sterling yang sebelumnya menguat berkat kebijakan ketat Bank of England (BoE) kini tertekan akibat kekhawatiran bahwa suku bunga Inggris tidak dapat terus naik seiring kenaikan imbal hasil Treasury AS tanpa memberikan dampak negatif pada ekonomi dan anggaran Inggris. Dibandingkan dengan AS, Inggris memiliki kapasitas lebih kecil untuk menyerap tekanan ekonomi ini, sehingga posisi sterling Tampilkan lebih banyak