Dolar AS Menguat: Dampak Tarif Trump dan Kebijakan Fed
Dolar AS menguat selama tiga sesi berturut-turut pada Kamis, didukung oleh imbal hasil Treasury yang tetap tinggi meski sedikit menurun. Kekhawatiran inflasi akibat kebijakan tarif pemerintahan Trump yang akan datang turut memengaruhi pasar. Imbal hasil Treasury 10 tahun mencapai 4,73%, level tertinggi dalam 8,5 bulan, sementara data ketenagakerjaan yang kuat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve Tampilkan lebih banyak
Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi: Data Pekerjaan Kuat dan Fed Tetap Hawkish
Data ekonomi AS yang kuat mendorong penguatan dolar AS pada Jumat, setelah laporan menunjukkan penciptaan 256.000 pekerjaan baru di bulan Desember, jauh melampaui perkiraan 160.000. Tingkat pengangguran turun menjadi 4,1%, sementara kenaikan upah tahunan mencapai 3,9%. Data ini memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga saat ini pada pertemuan mendatang. Dolar AS Tampilkan lebih banyak
Harga Bitcoin Anjlok 5%: Penyebab, Dampak, dan Prediksi Tren Pasar Kripto 2025
Pendiri Dogecoin, Billy Markus, dengan bercanda menanggapi penurunan harga Bitcoin sebesar 5% baru-baru ini. Ia menyebut, “Bitcoin makan fast food pagi ini,” sambil membagikan grafik penurunan harga tersebut. Komentar ini muncul saat pasar kripto mengalami penurunan besar, dengan kapitalisasi pasar turun 6,28% dan koin besar seperti Ethereum dan Dogecoin turun masing-masing 8,3% dan 12%. Penurunan Tampilkan lebih banyak
Dolar AS Cetak Rekor 55 Tahun: Overvaluasi Tertinggi dan Prediksi Tren 2025
Dolar AS menguat tajam sejak pemilihan presiden AS, mencapai level tertinggi dalam 55 tahun menurut Bank of America (BoA) Securities. BoA mencatat, dalam istilah nilai tukar efektif, dolar AS berada di puncak tren kenaikan panjang sejak 2011 dan menjadi yang terkuat dalam 30 tahun terakhir berdasarkan indeks BIS NEER (nominal effective exchange rate). BoA menilai Tampilkan lebih banyak
Dolar AS Melemah Jelang Data Pekerjaan, Euro Bangkit dari Tekanan PMI dan Inflasi
Dolar AS melemah pada Senin, mundur dari level tertinggi dua tahun yang dicapai pekan lalu. Indeks Dolar turun 0,6% ke 108,115 menjelang rilis data pekerjaan AS pada Jumat. Laporan pekerjaan diperkirakan menunjukkan tambahan 154.000 pekerjaan pada Desember dengan tingkat pengangguran stabil di 4,2%, mencerminkan kekuatan pasar tenaga kerja meski perlambatan terlihat Tampilkan lebih banyak
Harga Minyak Turun, Tapi Cuaca Ekstrem dan Stimulus China Bawa Harapan Baru
Harga minyak turun dalam perdagangan Asia pada Selasa, melanjutkan penurunan dari sesi sebelumnya akibat data ekonomi lemah dari AS dan Eropa yang memicu kekhawatiran akan permintaan. Namun, harga tetap mendekati level tertinggi tiga bulan berkat ekspektasi lonjakan permintaan akibat cuaca dingin di AS dan Eropa, serta harapan stimulus tambahan dari China. Data ekonomi AS menunjukkan Tampilkan lebih banyak
Wall Street Stabil, Saham Teknologi Memimpin: Prediksi Ekonomi dan Laporan Pekerjaan AS Pekan Ini
Futures indeks saham AS stabil pada Minggu malam setelah Wall Street ditutup menguat pekan lalu, dipimpin saham teknologi. S&P 500 Futures berada di 5.991, Nasdaq 100 Futures naik tipis 0,1% ke 21.529,75, dan Dow Jones Futures bertahan di 43.028. Pasar menantikan risalah rapat Fed dan laporan pekerjaan Desember untuk melihat arah kebijakan suku bunga di Tampilkan lebih banyak
Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi 2 Tahun, Euro dan Pound Melemah: Tren Ekonomi Global 2025
Dolar AS mencapai level tertinggi dua tahun pada hari pertama perdagangan 2025, melanjutkan penguatan tahun lalu. Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi pertumbuhan ekonomi AS yang lebih kuat dibanding negara lain serta suku bunga AS yang tetap tinggi. The Fed bersikap hati-hati dalam menurunkan suku bunga karena inflasi masih di atas target Tampilkan lebih banyak
Dolar AS Menguat Awal 2025: Dampak Kebijakan The Fed, Euro Melemah, dan Yen Tertekan
Pada awal 2025, dolar AS menguat didukung ekspektasi pertumbuhan ekonomi AS yang lebih baik dibanding negara lain, sikap hawkish The Fed, dan kebijakan pro-pertumbuhan dari administrasi Donald Trump. Indeks Dolar naik 0,8% menjadi 109.170, mencerminkan tren positif ini. Meski The Fed memperkirakan dua kali pemotongan suku bunga pada 2025, pelaku pasar Tampilkan lebih banyak
Meta Perkuat Hubungan dengan Trump, Joel Kaplan Jadi Pemimpin Global Baru
Meta Platforms telah menunjuk Joel Kaplan, seorang tokoh penting dari Partai Republik, sebagai Chief Global Affairs Officer menggantikan Nick Clegg. Perubahan ini terjadi menjelang pelantikan Presiden terpilih Donald Trump, sebagai langkah Meta memperbaiki hubungan dengan Trump yang kerap mengkritik kebijakan konten politik perusahaan. Kaplan sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Staf untuk Presiden George W. Bush Tampilkan lebih banyak